Padi tadi jam 9.10 wib polisi mengumumkan hasil tes DNA jenazah misterius dari orang yang tewas saat penyergapan di Temanggung, Jawa Tengah. Dan hasilnya sama seperti dugaan para pengamat intelejen bahwa mayat tersebut bukan Noordin M Top. Setelah hasil tes DNA dicocokkan dengan DNA keluarga Noordin dari Malaysia, ternyata tidak sesuai, kemudian polisi mencocokkan hasil tes DNA dengan istri dan anak Ibrahim, dan ternyata hasilnya match 100%, dan polisi akhirnya menyimpulkan bahwa mayat tersebut adalah Ibrahim, atau Ba'im seorang florist di hotel JW Marriott. Ibrahim juga diduga terlibat dalam kasus peledakan bom di Marriott dan Ritz Carlton.

Dengan hasil tes DNA ini berarti Noordin M Top masih berkeliaran. Noordin M Top memang terkenal sebagai seorang yang licin seperti belut. Selama tujuh tahun polisi melakukan pengejaran, Noordin M Top sudah dua kali berhadapan dengan polisi, salah satunya adalah ketika densus 88 menyergap teroris di Batu, Malang. Penyergapan itu menewaskan kawan dekat Noordin M Top, Dr. Azhari, sementara Noordin M Top berhasil melososkan diri dengan luka tembak. Noordin M Top juga pernah terendus polisi berada di daerah Wonosobo, namun lagi-lagi ketika penyergapan, Noordin berhasil meloloskan diri. Setelah itu Noordin M Top diduga menikahi seorang wanita di Cilacap dan mempunyai dua anak.

Banyak orang berspekulasi bahwa penyergapan di Temanggung beberapa hari yang lalu ada Noordin M Top di dalam rumah tersebut. Namun ternyata hanya ada satu jenazah yang ditemukan, dan setelah diidentifikasi, mayat tersebut bukan Noordin M Top, Tapi Ibrahim. Masyarakat kembali harus kecewa. Gembong teroris Noordin M Top masih misterius keberadaannya. Sedemikiankah cerdaskah Noordin M Top sehingga polisi sampai saat ini berlum berhasil menangkapnya?

Polisi tidak bisa bekerja sendiri, masyarakat harus aktif berperan serta dalam pemberantasan teroris. Masyarakat diharapkan segera lapor ke pihak yang berwajib, jika mereka melihat ada hal atau aktifitas yang mencurigakan di lingkungannya. Pengamat intelegen juga mengatakan, salah satu cara untuk menangkap Noordin M Top adalah dengan menguras kolam tempat belut Noordin hidup. Pemberantasa teroris adalah salah satu cara untuk mengembalikan jati diri bangsa.

Cetak Halaman Ini