Kenapa aku dipenjara
Ketika hak-hak engkau renggut
Ketika rumahku kau hancurkan
Ketika tanahku kau gusur
Ketika kau bebankan kepadaku
Hutang-hutang yang kian menggunung
Aku tak pernah menuntut

Kenapa aku dipenjara
Ketika engkau memakan jatahku
Ketika engkau menjarah milikku
Ketika engkau menguras keringatku
Ketika engkau menginjak-injak harkatku
Aku tak pernah menuntut

Kenapa aku dipenjara
Ketika aku ingin mendapatkan hakku
Ketika aku ingin memilih
Ketika aku hanya ingin menggoreskan pena
Pena yang akan menentukan masa depanmu
Bukan masa depanku
Aku tak bisa menuntut

Kenapa aku dipenjara
Engkau yang menyuruhku
Engkau yang memenjarakanku
Engkau yang memaksaku
Engkau yang membawaku ke rumah besi
Aku tak daya menuntut

Engkau ada karena aku ada
Enkau berdiri karena aku
Hidupmu
Itu karena aku
Aku bukan mengungkit jasa-jasaku
Aku hanya ingin tahu
Kenapa engkau memenjarakan aku

Kenapa engkau memenjarakanku
Aku diam bukan karena tak tahu
Aku diam bukan karena aku buta
Aku diam bukan karena aku tuli
Aku diam karena ...
Aku memikirkan nasibmu

Cetak Halaman Ini